Jumat, 11 Februari 2011

,,,,, LAMUN RINAI INSAN YANG LEMAH..

CATATAN 4 FEBRUARY 2011,,
HONGKONG..02.AM

,,
Duduk termangu sendiri ditepian malam
Berselimut jubah tenunan awan-awan nan hitam
Berteman redup pelita yg berkerlip seakan nak padam
Seraya mengukir secarik madah diujung tinta yg erat tergenggam.

Banyak rasa tak mampu terungkap kata
Meski malam berganti fajar namun gelap belumlah sirna
Walau hujan beranjak pergi namun dingin masih memeluk raga
Karena esok malam pasti akan kembali & hujan pun akan bersua.

Kembali goresanku tertoreh disecarik kertas
Mengukir senandung hati tak pernah puas
Mengeja noktah-noktah rindu yg membekas
Ku jadikan sebait syair penyejuk jiwa dikala cemas

.Ku tak pernah iri pada indahnya pelangi
Meski ia begitu megah bertakhtakan selendang berwarna warni
ku pun tak jua cemburu pada mentari
Walau ia begitu perkasa dikelilingi gemintang sepanjang hari

.Kekagumanku hanya kepadamuYg mampu tertawa
kala duka menyayat kalbu
Dalam derai tangis masih mampu tersenyum didepanku
Kala derita tak tertahan namun tak pernah kau tunjukkan padaku.

Kau tak pernah meminta belas kasihan
Kau tak mau mengeluh meski luka menya
yat disekujur badan
Kau sembunyikan derita dibalik senyuman
Kau bersenandung dalam gerimis tak berkesudahan.

Namun bukan itu yg ku pinta

Ku bukanlah insan yg tak berpunya rasa
Ku ingin menjadi dermaga untukmu selamanya
Ku ingin menjadi kawan sepayung kala hujan-panas tiada reda.

KU INGIN AKU ADA
MESKIPUN AKU TIADA

SIAMI RACHMAWATI

4 komentar:

  1. Kerasa banget dgn yg sedang dirasa oleh si penulis..
    Mih aku mau komen pake syair tp gak bisa..
    maaf yah klo komenku gak berkelas :)
    I really loving your poetry :)

    BalasHapus
  2. ,benaaaaaaaaaaaa
    my poetry is selviandini heheheeh
    benaaaaaaaaa mz youuuuuuuuuuuu

    BalasHapus
  3. Gak salah klo Siamy dinobatkan menjadi master ^_^

    BalasHapus
  4. ,,,
    bena , jangan sayangg,, duduk sajalah biar sama rendahh.

    BalasHapus